HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dalam ajaran Islam, ilmu bukan sekadar bekal hidup, tetapi juga penentu derajat seseorang di sisi Allah SWT. Nilai ilmu begitu tinggi, bahkan Allah mengangkat martabat orang-orang berilmu lebih mulia dibandingkan mereka yang tidak berilmu.
Karena itu, proses mencari dan menyampaikan ilmu menjadi bagian penting dalam perjalanan spiritual seorang Muslim.
Kewajiban menuntut ilmu sendiri telah ditegaskan hadis riwayat Ibnu Majah yang berbunyi:
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
Artinya: Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.
Hadis tersebut menegaskan bahwa belajar adalah perintah yang tidak mengenal batas usia maupun status sosial. Semua umat dituntut untuk terus memperkaya pemahaman agar dapat menjalani hidup dengan bijaksana.
Dalam kehidupan sehari-hari, setiap individu sering menganggap bahwa hanya pengetahuan besar yang layak dibagikan. Padahal, dalam Islam, menyampaikan ilmu yang kecil sekalipun memiliki nilai besar di sisi Allah SWT.
Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari:
بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً
Artinya: Sampaikanlah dariku, meskipun satu ayat.
Hadis ini menegaskan bahwa kebaikan dalam bentuk penyampaian ilmu tidak diukur dari seberapa banyak yang kita ketahui, melainkan dari kesediaan kita berbagi pengetahuan yang bermanfaat.

